Tuesday, 10 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Ngegas di Puncak, Masih Kuat Naik Lagi?
Friday, 12 December 2025 10:36 WIB | MARKET ANALYSIS |

Harga emas masih bertahan di sekitar $4.270 per ons pada hari Jumat, dekat level tertinggi dalam tujuh minggu dan berpotensi mencetak kenaikan mingguan. Sentimen positif ini datang dari ekspektasi bahwa The Fed akan terus melonggarkan kebijakan moneter. Pasar tenaga kerja AS mulai kelihatan melemah, tercermin dari klaim pengangguran minggu 6 Desember yang naik lebih tinggi dari perkiraan dan menyentuh level tertinggi dalam lebih dari dua bulan. Kondisi ini membuat pelaku pasar semakin yakin bahwa Fed bisa memotong suku bunga dua kali pada 2026, meski proyeksi resmi Fed hanya mengisyaratkan satu kali.

Di saat yang sama, The Fed baru saja memotong suku bunga 25 bps untuk ketiga kalinya tahun ini dan memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga tambahan hampir pasti tidak akan terjadi. Bank sentral AS juga akan membeli sekitar $40 miliar surat utang Treasury jangka pendek untuk meredakan tekanan di pasar uang. Langkah ini diperkirakan akan menahan imbal hasil jangka pendek agar tidak naik terlalu tinggi, sehingga makin memperkuat daya tarik emas dan logam mulia lain sebagai aset lindung nilai.
Harga Emas pada saat analisis ini dirilis berada pada level $ 4.269

Disclaimer
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi yang pasti. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Perak Sesi Eropa Kemana?...
Friday, 9 January 2026 15:55 WIB

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...

Emas Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian Pasar...
Thursday, 8 January 2026 17:19 WIB

Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...

Perak Kembali Menggila? $78 Menjadi Perebutan Kekuasaan!...
Thursday, 8 January 2026 10:21 WIB

Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...

Jelang Data AS, Emas Berbalik Turun...
Wednesday, 7 January 2026 19:41 WIB

Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...

Brent Melemah di Tengah Lonjakan Pasokan Global...
Wednesday, 7 January 2026 10:39 WIB

Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...

LATEST NEWS
Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...

Saham Hong Kong Ngebut Di Awal Pekan

Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...

POPULAR NEWS